Foto istimewa
"Karena kuratif dan rehabilitasi itu memakan banyak biaya dari APBD, dan itu akan terus berlangsung ketika kesadaran preventif dan promitifnya tidak terbangun ditengah warga untuk ikut bertanggungjawab terhadap persoalan kesehatan di lingkungan tempat tinggalnya." jelas Agung
Agung menambahkan, dengan terbangunnya preventif dan promotif kesehatan berbasis partisipasi aktif warga, maka persoalan kurangnya fasilitas kesehatan seperti puskesmas bisa teratasi karena puskesmas akan kembali pada fungsi awalnya hanya sebagai pusat preventif dan promotif kesehatan lingkungan bukan terfokus pada kuratif seperti saat ini.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0