Mendongkrak Pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Ichsan Sundawani
Sep 17, 2023

Fransiscus Go. Foto: Ist

di NTT pada jenjang pendidikan SMA masih rendah. Kemampuan literasi di bawah kompetensi minimum kurang dari 50 persen siswa yang telah mencapai batas kompetensi minimum untuk literasi membaca.

Kemendikbud Ristek menyebut kegiatan pengembangan kualitas pembelajaran yang dilakukan di SMA di NTT belum terstruktur. Guru belum konsisten melakukan refleksi pembelajaran, mengeksplorasi referensi pengajaran baru, dan mencetuskan inovasi baru. 

Begitu juga kepemimpinan instruksional SMA di NTT belum mengacu pada visi misi sekolah yakni belum mendorong perencanaan,dan  praktik dan asesmen pembelajaran yang belum berorientasi pada peningkatan hasil belajar siswa.

Upaya Memajukan Pendidikan 

Tertinggalnya pendidikan di NTT seharusnya menjadi kepedulian kita bersama karena anak-anak di pedalaman NTT juga berhak atas akses pendidikan yang layak.  Pemerintah Provinsi NTT memang sudah melakukan upaya meningkatkan akses pendidikan. Seperti membangun infrastruktur pendidikan. Namun upaya tersebut masih jauh dari harapan. Masih banyak tantangan dan permasalahan pendidikan di NTT yang harus dibenahi, terutama dalam rangka mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan. 

Ada banyak program pendidikan yang bisa dikembangkan di NTT. Seperti meningkatkan program bantuan pendidikan kepada siswa dari keluarga miskin. 

Bantuan sosial ini sangat membantu keluarga berpenghasilan rendah agar dapat membiayai kebutuhan sekolah anak-anaknya, seperti membeli perlengkapan sekolah.  Dengan begitu masyarakat dari keluarga miskin dapat mengenyam pendidikan. 

Untuk meningkatkan mutu pendidikan, kualitas guru juga harus ditingkatkan melalui berbagai program sertifikasi dan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Pemerataan tenaga pendidik juga perlu dilakukan di seluruh wilayah di NTT. Tentu saja program tersebut juga mesti dibarengi dengan  pemberian insentif dan gaji guru yang memadai agar kesejahteraan guru di NTT meningkat. Semakin guru sejahtera, kualitas pendidikan akan meningkat. 

Pengembangan pendidikan vokasi, seperti Sekolah


1 2 3 4 5 6 7

Related Post

Post a Comment

Comments 0