UGM Dorong Uji klinis vaksin TBC. Foto: ist
KOSADATA — Universitas Gadjah Mada (UGM) mendorong pelaksanaan uji klinis tahap ketiga vaksin tuberculosis (TBC) M72 di Indonesia.
vaksin yang dikembangkan Bill & Melinda Gates Foundation ini sebelumnya telah mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dilakukan uji lanjut di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Meski demikian, rencana ini menuai beragam respons dari masyarakat.
Ahli epidemiologi dari Pusat Kedokteran Tropis UGM, dr. Riris Andono Ahmad, MPH, Ph.D., menilai pro-kontra di masyarakat sebagai sesuatu yang wajar.
Menurutnya, perbedaan pendapat itu menunjukkan adanya perhatian publik yang besar terhadap upaya pengendalian TBC di Tanah Air.
“Perlu diluruskan, istilah ‘kelinci percobaan’ dalam uji klinis tidak tepat. uji klinis bersifat sukarela dan peserta memiliki hak penuh untuk menerima atau menolak. Bahkan jika seseorang sudah bersedia, tetap ada syarat medis yang harus dipenuhi sebelum bisa terlibat,” ujar Donnie, sapaan akrabnya, dilansir laman resmi UGM, Rabu, 21 Mei 2025.
Donnie menjelaskan, salah satu kekhawatiran masyarakat berkaitan dengan keamanan vaksin. Padahal, vaksin TBC M72 telah melalui dua fase uji klinis sebelumnya, yang khusus meneliti aspek keamanan.
“Kalau aspek itu tidak lolos, tentu tidak akan sampai ke tahap ini. Selain itu, prosesnya diawasi lembaga independen nasional dan internasional,” katanya.
Indonesia saat ini tercatat sebagai negara dengan beban kasus TBC tertinggi kedua di dunia. Data Kementerian Kesehatan menyebut ada sekitar satu juta
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0