Kerukunan Umat dan Optimisme Indonesia Emas

Ida Farida
Apr 28, 2024

Ada kenaikan signifikan kerukunan umat beragama pada 2023 dibanding 2022. Foto: geralt/pixabay

berupaya mengoyak persatuan bangsa dalam beberapa tahun terakhir. 

Lebih-lebih di era teknologi informasi atau era digital saat ini yang antara lain ditandai dengan maraknya penggunaan media sosial, sejatinya potensi kerawanan kehidupan beragama itu tetap saja besar. 

Bahkan jika ditelisik lebih dalam, kerawanan bisa berdampak sangat masif. Penggunaan media sosial secara serampangan menjadi pemicunya. 

Mirisnya, mayoritas pengguna aktif media sosial di Indonesia saat ini adalah anak-anak muda yang umumnya diklasifikasikan generasi milenial (1980-1996) dan Z (1997-2012). 

Sementara merujuk banyak survei, mayoritas generasi muda masih lemah dalam literasi digitalnya. Mereka tidak kuat dalam proses verifikasi atas kebenaran informasi. 

Praktis, berbagai informasi yang masuk baik teks, foto, video, infografis maupun berbagai postingan lain ditelan mentah-mentah. Beruntung seiring gerakan literasi digital nasional termasuk dalam sektor keagamaan, berjalan cukup efektif. 

Ruang-ruang digital kini banyak diisi konten-konten keagamaan yang bernuansa positif, menyejukkan, dan inspiratif.Begitu membeludaknya konten-konten positif ini membuat generasi muda mendapat banyak opsi atas informasi. 

Secara simultan, program penguatan moderasi beragama juga terus digencarkan di berbagai kalangan.Termasuk menyasar kaum muda, baik yang diselenggarakan secara formal maupun informal. 

Muara atas semua ikhtiar besar ini, meminjam istilah praktisi media sosial, Shafiq Pontoh. Generasi muda Indonesia saat ini akhirnya sudah bertransformasi menjadi ‘search generation’ atau generasi yang memiliki keterampilan dalam menyerap atas informasi. 

Ini membuat generasi milenial atau Z tidak lagi mudah didoktrin terkait isu-isu agama yang jauh dari nilai-nilai moderatisme dan humanisme. Tak hanya di kalangan generasi muda, praktik baik kerukunan hidup beragama ini juga kian meluas menjangkar di berbagai daerah. 

Umat secara tidak langsung pun memiliki pondasi yang semakin kokoh yang tentu bermanfaat besar dalam menghadapi


1 2 3 4

Related Post

Post a Comment

Comments 0