Cukup lama sudah sepakbola Indonesia berjalan di atas realitas yang memilukan. Alih- alih menjadi sebagai olahraga tradisi yang kemudian ingin dikembangkan menjadi industri, justru hari ini kita hanya terus mengulang tragedi dan terbiasa membunuh banyak mimpi. Pasca terpilihnya saudara Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, publik mengganti lensa skeptisme menjadi optimisme.
Sayangnya, misi pertama sang pembawa harapan itu untuk “membujuk†FIFA tidak menuai hasil, mission failed. Saya tidak sepakat dengan pesan Erick Thohir untuk menghadapi pembatalan Piala Dunia U-20 dengan kepala tegak.
Justru sebaliknya kita harus menundukan kepala serendah mungkin. Sepakbola kita selalu tertidur, bahkan untuk bermimpi saja tidak bisa.
Kita harus menanggapi ini dengan serius,kita dorong transparansi kepada PSSI perihal apa yang sebenarnya terjadi. Harus ada evaluasi secara menyeluruh karena ini adalah sebuah kegagalan total. Jika perlu, Erick Thohir perlu tampil sebagai Ksatria yang mengakui kegagalannya, yakni dengan cara mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PSSI. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0