Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Foto: ist
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menilai target penerimaan pajak dalam RAPBN 2026 masih dalam batas realistis. Ia menjelaskan, perhitungan target didasarkan pada proyeksi pertumbuhan ekonomi nominal dan optimalisasi reformasi administrasi.
"Sederhananya, kita pakai baseline 2025, ditambah pertumbuhan ekonomi nominal, lalu didorong oleh dua upaya: core tax dan joint program lintas instansi," kata Anggito.
Dengan strategi itu, pemerintah berharap bisa menjaga keseimbangan antara peningkatan penerimaan dan iklim usaha yang sehat, tanpa membebani masyarakat dengan jenis pajak baru.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0