Ilustrasi kerajaan sunda. Foto: ist
Sementara itu, dalam ajaran Sanghyang Siksakandang Karesian ditekankan tentang pentingnya berpegang teguh pada kebenaran dalam menjalankan setiap tugas. Hal itu diperlukan untuk mencapai kesejahteraan lahir batin.
Ajaran lainnya adalah seseorang yang melakukan tugas demi kebajikan dan kesejahteraan harus rela dan bersedia menerima kritik dari orang lain. Kritik itu ibarat air untuk mandi bagi orang yang dekil, ibarat minyak bagi orang yang burik, bagaikan nasi bagi orang yang lapar, bagaikan air minum bagi orang yang sedang haus, dan ibarat sirih pinang bagi orang yang sedang kesal.
Bila pancaparisuda atau lima penawar yang terdapat dalam kritik diterima dengan baik, seorang pemimpin akan seperti padi yang runduk atau tunduk karena berat berisi. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0