Sekretaris Fraksi Partai Demokrat-Perindo, Lazarus Simon Ishak. Foto: SS YT DPRD DKI Jakarta
"Pada tahun 2025 direncanakan dilakukan penataan terhadap 57 RW Kumuh. Dalam kaitannya dengan penataan RW Kumuh tersebut, Fraksi Partai Demokrat meminta penjelasan, sejauh mana penataan RW Kumuh melalui Program Community Action Plan (CAP) dan Collaborative Implementation Program (CIP dapat mencapai sasaran dalam menghilangkan status kumuh? mengingat banyaknya indikator yang digunakan untuk mengukur Status Kumuh," tuturnya.
Pihaknya juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan BPS untuk dapat melakukan Evaluasi RW Kumuh secara menyeluruh sehingga dapat diketahui keberhasilan program penataan yang dilaksanakan selama ini.
Di lokasi yang sama, Ketua Fraksi Partai Demokrat-Perindo, Ali Muhammad Johan mengungkapkan, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) DKI Jakarta tahun 2025 direncanakan sebesar Rp 91,14 triliun. RAPBD DKI tahun 2025 ini meningkat 6,97% dibandingkan dengan APBD Perubahan Tahun 2024 sebesar Rp85,20 triliun.
RAPBD DKI Jakarta tahun 2025 ini terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp81,68 triliun; Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp9,45 triliun; Belanja Daerah sebesar Rp82,32 triliun dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp8,81 trilun.
"Peningkatan APBD 2025 berasal dari penambahan Pendapatan Transfer yang terdiri atas Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik," kata Ali.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0