Sukses Jakarta Untuk Indonesia

Sani Ichsan
Apr 24, 2023

Oleh: Agustinus Tamtama Putra

Pengamat dari GMT Institute Jakarta

KOSADATA - Slogan “Sukses Jakarta Untuk Indonesia” agaknya merupakan temuan jenius Heru Budi Hartono, sebuah pemadatan makna dan asa untuk Jakarta ke depan. Tentang makna, Jakarta tidak mau biasa-biasa saja, istimewanya di tangan Heru Budi Hartono selaku pemangku jabatan Gubernur. Jakarta tidak hanya sekedar tempat mencari makan atau kota tanpa jiwa. Jakarta adalah “rumah segala ada” yang karena keterbukaan dan ketersediaannya, semua bergelora dan penuh semangat menempatinya. Spirit Jakarta dibingkai dalam asa untuk Indonesia.

Jakarta mempunyai arah dan tujuan, sebuah prioritas. Tanpa rencana, Jakarta hanya semenjana. Itulah sebabnya ada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi DKI Jakarta untuk tiga tahun ke depan. Kota diregenerasi sehingga berketahanan dan berkelanjutan; perekonomian inklusif yang berdaya saing digalakkan, penghidupan yang layak ditingkatkan. Jakarta ingin kesejahteraan yang merata, pembangunan manusia madani yang berkesetaraan, pelayanan masyarakat berkualitas dan manajemen pemerintah yang berintegritas.

Di seluruh Indonesia terdapat sejumlah 101 kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota yang berakhir masa jabatannya di tahun 2022 lalu. Posisi mereka diisi oleh penjabat, Heru Budi Hartono di DKI Jakarta misalnya. Baru kemudian di tahun 2024 akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah serentak di seluruh penjuru tanah air. Apa konsekuensinya? Jelas, daerah tidak memiliki dokumen yang menjadi acuan bagi perencanaan pembangunan jangka menengah. Artinya, selama kurun waktu setidaknya 2 tahun secara fundamental dibutuhkan RPD sampai terpilihnya kepala daerah yang baru dengan arah dan kebijakan serta rencana yang baru. Untuk itu RPD berfungsi sebagai pedoman pembangunan jangka


1 2 3 4

Related Post

Post a Comment

Comments 0