Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas. Foto: ist
KOSADATA - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menyoroti kinerja Budi Ari Setyadi pada saat menjadi menteri di Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Menurut Fernando, dengan ditangkapnya 16 pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuktikan Budi Arie Setyadi gagal pada saat menjabat menteri.
“Dengan adanya belasan orang yang terlibat melindungi situs judi online ataupun melakukan pembinaan terhadap ini membuktikan kegagalan pak Budi Arie sebagai menteri komunikasi dan informatika,” ujar Fernando saat dihubungi wartawan, Jumat (8/11/2024).
Fernando meminta kepada para pegawai yang menjadi tersangka untuk membuka secara terang benderang siapapun yang terlibat menerima aliran dana dari situs haram ini.
“Ini harus didalami siapapun yg terlibat tidak boleh dilindungi. Jadi saya meminta juga kepada pegawai segera dibuka secara terang-terangnya siapa saja orang-orang yang terlibat menerima aliran dana,” katanya.
Selain itu, Akademisi Universitas 17 Agustus ini juga meminta kepada Polisi untuk berani bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan jajaran pejabat di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)
“Termasuk saya juga meminta dilanjutkan diperiksa pejabat diatas mereka. Karena kan berdasarkan informasi yg beredar bahwa ada oknum pegawai Komdigi yang sebelumnya tidak lolos penerimaan pegawai setelah melalui jalur khusus akhirnya ini kan patut dipertanyakan ada hubunga apa dengan menteri,” imbuh Fernando.
Diketahui, sejauh ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan 16 orang sebagai tersangka yang terdiri dari 12 oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0