Tarian Kolosal NTB akan tampil di Istana Negara. Foto: ist
Apresiasi juga datang dari Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yang turut mengawal langsung proses kreatif pertunjukan tersebut. Ia menyebut pencapaian ini sebagai momen kebangkitan kebudayaan NTB.
“Budaya kita sudah bicara sendiri, kini saatnya dunia mendengarkan,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.
Pentas kolosal ini rupanya tak hanya memukau warga lokal, tetapi juga mengesankan tamu-tamu penting negara.
Dua menteri yang hadir—Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya—diketahui memberikan catatan khusus terkait penampilan para penari NTB.
Beberapa hari setelah acara, surat resmi dari Istana Kepresidenan diterima langsung oleh Gubernur NTB. Dalam surat itu, tercantum permintaan agar NTB menyiapkan 200 penari terbaik untuk tampil pada perayaan kenegaraan terbesar tahun ini.
Tak hanya menjadi undangan kehormatan, momen ini juga menandai titik balik bagi ekosistem seni pertunjukan di NTB. Para pelaku seni kini mendapat panggung, ruang berekspresi, dan—yang lebih penting—pengakuan.
“Kami berharap momentum ini menjadi penyemangat bagi generasi muda NTB untuk terus menciptakan karya. Tak ada batasan untuk mimpi, asal mau terus menari dengan jujur atas nama budaya,” kata IJU.
Agustus tinggal menghitung hari. Tapi di Mataram, semangat para penari sudah membuncah. Mereka berlatih saban sore, bukan hanya untuk tampil, tapi untuk mempersembahkan wajah NTB yang terbaik—dari tanah yang dulunya terpinggirkan, menuju panggung paling prestisius di negeri ini.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0