Akademisi Untag mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta untuk merestorasi rumah dinas gubernur. Foto: ist
KOSADATA - Akademisi Universitas 17 Agustus (Untag) Fernando Emas mendukung penuh rencana Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono ihwal restorasi Rumah Dinas (Rumdin) Gubernur yang berada di Menteng, Jakarta Pusat.
"Saya mendukung upaya yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan restorasi cagar budaya," ujar Fernando saat dihubungi, Kamis (17/4/2024).
Fernando mengatakan, dengan anggaran mencapai Rp22,2 M tentu restorasi rumah dinas gubernur ini harus bermanfaat. Terlebih, rumah dinas termasuk dalam cagar budaya yang sudah pasti beda perawatannya dengan bangunan biasa.
"Anggaran sebesar Rp22,2 miliar merupakan jumlah yang cukup besar. Namun karena gedung rumah dinas gubernur DKI Jakarta merupakan cagar budaya tentu anggaran dan juga penanganan tidak seperti gedung biasa yang tidak termasuk cagar budaya," tuturnya.
Untuk itu, Fernando meminta semua pihak memahami terlebih dahulu sebelum melakukan penolakan karena melihat besaran anggaran yang dikeluarkan Pemprov DKI.
"Semua pihak diharapkan memahami besarnya anggaran yang dikeluarkan apakah sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Sehingga tidak langsung melakukan penolakan tanpa terlebih dahulu mempelajari mengenai peruntukan anggaran dan manfaat dari pengerjaan," pungkasnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp22.288.335.510 (Rp22,2 miliar), untuk melakukan restorasi rumah dinas gubernur yang berada di Jalan Taman Suropati No.7, RT.5/RW.5, Menteng, Jakarta Pusat.
Dilihat dari situs resmi SiRUP LKPP, proyek Pekerjaan Restorasi rumah dinas gubernur DKI Jakarta diberi kode RUP 50774494. Adapun proyek tersebut berada di Dinas Cipta Karya,
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0