Revolusi Pengeboran Migas, Terobosan Pertamina Ini Tekan Biaya Hingga 9 Persen

Ida Farida
Aug 04, 2025

Pertamina Drilling sukses terapkan IDESS. Foto: dok. Pertamina

KOSADATA — PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE), mencetak tonggak baru dalam efisiensi pengeboran migas nasional lewat proyek Integrated Drilling Engineering Supervisory and Services (IDESS).

Proyek ini menjadi model kerja terpadu pertama di Indonesia yang menyatukan seluruh layanan pengeboran dalam satu koordinasi operasional jangka panjang.

Diluncurkan bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada 26 Februari 2024, IDESS mengintegrasikan berbagai layanan seperti Rig, personel, Cementing, Directional Drilling, hingga Drilling Fluid.

 

 

 

 

IMG-20250804-WA0133.jpg

 

 

 

 

Proyek ini dirancang dengan kontrak delapan tahun dan telah diuji coba di sumur Benar-00074, wilayah kerja Rokan, sejak 23 Mei 2024 menggunakan Rig PDSI #49.2/PD550-M.

Hasilnya, IDESS menunjukkan capaian strategis yang signifikan. Cost per Feet pengeboran tercatat turun hingga 9 persen, sementara Non-Productive Time (NPT) controllable berhasil ditekan dari 4 persen menjadi 2 persen. Selain efisiensi biaya dan waktu, IDESS juga memperlihatkan peningkatan Rig Reliability dan perbaikan cycle time pengeboran.

IDESS adalah wujud transformasi operasional yang terukur dan berdampak nyata. Kami mengutamakan integrasi proses dan efisiensi kerja, dengan tetap menempatkan aspek keselamatan (HSSE) sebagai prioritas utama,” ujar Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, di Jakarta, Senin, 4 Agustus 2025.

Hingga satu tahun berjalan, IDESS mencatatkan zero Lost Time Injury (LTI), menjadi bukti komitmen kuat Pertamina Drilling dalam menjalankan operasi yang selamat dan andal.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0