Menteri Ekonomi Kreatif dukung penuh workshop produksi iklan yang diselenggarakan oleh TVRI Jawa Barat. Foto: Humas Kementerian Ekraf
KOSADATA — Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, memberikan dukungan penuh terhadap workshop produksi iklan yang diselenggarakan oleh TVRI Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik pelaku ekonomi kreatif dalam memproduksi dan mempromosikan produk, sehingga dapat membuka lapangan kerja baru dan mendorong kewirausahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Riefky mengungkapkan bahwa industri kreatif memiliki potensi besar sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI, Bapak Prabowo, melalui Asta Cita yang menekankan pentingnya peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, serta memperkuat industri kreatif.
“Industri kreatif adalah mesin baru bagi pertumbuhan ekonomi. Sektor ini memiliki banyak subsektor yang harus didukung untuk menciptakan ekosistem yang berkembang, salah satunya adalah periklanan dan pertelevisian," ujar Menekraf Riefky dalam sambutannya.
Riefky juga memaparkan bahwa saat ini terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif yang berkembang pesat, termasuk film, animasi, video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi, radio, periklanan, musik, seni rupa, fesyen, kuliner, dan banyak lainnya. Menurutnya, masing-masing subsektor ini memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian, dan pengembangan sektor pertelevisian serta periklanan menjadi sangat krusial.
"Sektor televisi dan iklan memiliki potensi besar. Terlebih, 60% pelaku ekonomi kreatif adalah generasi muda, yang kini menjadi penggerak utama sektor ini," tambahnya.
Menekraf juga mengapresiasi upaya TVRI Jawa Barat yang tidak hanya berfokus pada pengembangan konten nasional, tetapi juga internasional. Selain itu, ia menekankan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0