Erich Fromm dalam buku berjudul Man for Himself, menyebutkan tiga kemampuan khas insani yang membedakan manusia dengan hewan, yakni: kesadaran diri (self awareness), akal budi (reason), dan daya khayali (imagination). Setiap kemampuan manusiawi tersebut berperan dalam membentuk kepribadian seorang manusia.Â
Pun begitu dengan remaja. Ketika kesadaran diri, akal budi, dan daya khayali tidak dapat digunakan untuk mengembangkan kepribadian yang positif, tentunya akan menyebabkan seorang remaja memegang teguh kepribadian yang tak berkualitas, destruktif, chaosistik, dan perilaku merusak lainnya.
Karena itu, eksistensi remaja sejati, yakni seorang manusia yang mampu sadar diri, berakal budi, dan memiliki imajinasi yang luas seluas samudera di lautan mutlak diperlukan.Â
Faktor Penyebab
Siswa remaja usia sekolah, melakukan tindakan patologis yang merusak dan destruktif tidak bisa dilepaskan dari dua faktor penyebab, diantaranya:Â
Pertama, faktor internal; yakni sejumlah faktor yang berasal dari aspek internal dalam diri seperti kondisi psikologis atau jiwa. Bila kondisi jiwa ini tidak terbentuk secara manusiawi, maka ia akan rentan dibentuk oleh faktor eksternal atau dari luar dirinya. Dengan demikian mereka akan lebih mudah menerima tekanan sebagai jiwanya.
Kedua, faktor eksternal; yakni faktor yang berada di luar dirinya sendiri seperti lingkungan, kondisi sosial, dan tekanan hidup. Hal ini dapat menyebabkan seorang remaja, yang rapuh secara psikologis, gampang terbentuk jiwanya sesuai kondisi sekitar.  Â
Kasus pembacokan siswa SMK di kota Bogor ialah contoh kongkrit bahwa pembacok terpengaruhi kekerasan yang diberikan lingkungannya, sehingga mereka berani melakukan tindakan yang merenggut nyawa orang lain.Â
Jawa Barat, Daerah Rawan Tawuran Kelompok Pelajar Tertinggi
Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS)
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0