Foto: ist
Suatu sistem pengelolaan sampah yang sangat sederhana dan kuno. Lokasi TPA ini dulunya merupakan cekungan/lembah antara Gunung Aki dan Gunung Leutik. Di bawahnya ada Kampung Pojok Cireundeu, Kapung Gunung Aki, Kapung Cilimus Desa Batu Jajar Timur serta Kampung Bungur Desa Batujajar Timur.
Pada saat pembangunan TPA tersebut belum dibentuk Pemkot Cimahi, yang ada Kabupaten Bandung. Kemudian tahun 2001 ada pemekaran dan diserahkan kepada Kota Cimahi. Pada awalnya luas TPA h Leuwigajah lebih kurang 20 hektar. Kemudian luasnya bertambah menjadi 31,29 hektar. Sebenarnya TPA ini mengalami beberapa kali perluasan. Anehnya kata Taufan, yang mantan Direktur Eksekutif WALHI Jawa Barat itu, TPA ini memiliki 3 kantor, yakni milik Pemkot Cimahi, Bandung dan Kabupaten Bandung.
Gunungan sampah TPA Leuwigajah mencapai 70-80 meter di atas permukiman penduduk dan 700 meter di atas permukaan air laut, diapit dua gunung yaitu Gunung Aki dan Gunung Leutik serta di bagian bawah terdapat Kampung Cilimus di Kecamatan Batujajar dan Kampung Pojok di Kecamatan Cimahi Selatan yang berada pada ketinggian 640 meter lebih.
Kondisi topografi dan geografis TPA sampah Leuwigajah dapat direkam pada citra satelit SPOT-5 milik Perancis pada tahun 2004 sebelum terjadinya longsor. Citra satelit ini mempunyai resolusi spasial 2,5 meter, yang artinya jika ada obyek yang mempunyai luas sebesar 2,5 m x 2,5 m persegi akan teridentifikasi pada citra. Blok-blok perumahan dan gedung-gedung yang di kawasan industri dapat teridentifikasi dengan jelas, termasuk jalan tol, jalan utama
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0