Kata Fransiscus Go Soal Orang Tua Asuh: Jembatan Menyebarkan Pendidikan Berkualitas

Abdillah Balfast
Feb 18, 2024

Fransiscus Go

literasi digital. Saat ini, ia masih ingin mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya sebelum nanti ia kembali ke Alor. 

Tidak berhenti di Anton, Fransiscus Go terus memperhatikan Pendidikan anak-anak berprestasi dari Alor lainnya. Ada Jimmy dan Adri Chris Nico Ouw yang juga menjadi anak asuh Fransiscus Go dari Alor.

Seperti halnya Anton, Adri (19 tahun) juga mendapatkan kesempatan bekerja dan membantu perekonomian keluarga. Dengan penghasilannya, anak kedua dari lima bersaudara ini juga memiliki mimpi besar. “Setidaknya saya ingin menjadi pemimpin yang membawa perubahan,” ucap Adri.

Ia ingin mewujudkan harapan Komite Sekolah yang juga berjasa mempertemukannya dengan Fransiscus Go. Boni Gorangmau berharap ada anak-anak Alor yang bisa menjadi menteri atau bekerja di lembaga pemerintahan pusat. Dengan demikian, anak-anak Alor yang berhasil menjadi pemimpin bisa lebih memperhatikan daerahnya.

Harapan yang sama juga datang dari Fransiscus Go. Ketua Bidang Kamajaya Business Club (KBC) ini terus memotivasi setiap siswa berprestasi NTT untuk melanjutkan kuliah di Pulau Jawa. Bahkan, Fransiscus Go telah memberikan beasiswa lebih dari 200 mahasiswa di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. 

Fransiscus Go dengan ringan tangan terus membantu Pendidikan mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Ia yakin, Pendidikan akan mengubah nasib seseorang juga orang-orang di sekitarnya. 

Dengan Pendidikan, seseorang akan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. “Kamu semuanya anak SMK kelas 3, ada yang memilih Atma Jaya Yogyakarta, saya kasih beasiswa,” ucap Fransiscus Go ke siswa SMK Kasimo di Sumba Barat Daya.

Frans berharap langkah kecilnya menjadi orang tua asuh bisa memberi dampak perubahan bagi anak asuh. Anak-anak asuh


1 2 3 4

Related Post

Post a Comment

Comments 0