Kata Fransiscus Go Soal Orang Tua Asuh: Jembatan Menyebarkan Pendidikan Berkualitas

Abdillah Balfast
Feb 18, 2024

Fransiscus Go

Sabet Penghargaan Anugerah Iprahumas 2023

Antonius Ama Kamore (27 tahun) yang akrab dipanggil Anton merupakan siswa berprestasi dari SMA Kristen 01 Kalabahi. Ia meraih juara umum berturut-turut selama 3 tahun. Meskipun jadi siswa berprestasi, Anton sempat putus asa karena tidak bisa melanjutkan kuliah. Papanya sudah meninggal saat ia kelas 2 SMP dan ibunya masih harus membiayai 5 anak seorang diri.

“Komite Sekolah Pak Boni Gorangmau menemui saya, ‘Sayang banget kalau kamu dari kelas 1 sampai kelas 3, kamu juara umum terus, tapi kamu nggak kuliah. Itu sayang banget.’ Pak Boni kemudian mencari donatur dan Pak Fransiscus Go bersedia memberi beasiswa,” tutur Anton, anak sulung dari lima bersaudara ini.

Boni Gorangmau mengantar Anton ke Jakarta. Anton mendaftar kuliah jurusan Akuntansi di Universitas Esa Unggul pada tahun 2017. Anton menjadi anak asuh yang tinggal di rumah Fransiscus Go. Pemerhati Pendidikan tersebut menjadi mentor langsung bagi Anton.

Selain kuliah, ia juga mengembangkan diri sembari bekerja sebagai staf purchasing di Sayur Kendal. Dengan gaji yang ia peroleh, ia bisa mengirim uang untuk membantu mamanya di Alor. 

Anton tidak menyia-nyiakan kesempatan langka yang ia terima. Pemuda yang hobi menyanyi dan bermain sepakbola ini menjadi mahasiswa berprestasi saat lulus. Ia meraih IPK 3,84 pada tahun 2021.

“Cita-cita saya setelah kembali ke Alor adalah menjadi Bupati Alor. Saya ingin memajukan daerah. Saya ingin semua anak punya semangat dan memotivasi setiap anak agar bisa melanjutkan Pendidikan meskipun memiliki keterbatasan ekonomi,” jelas Anton.

Tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, ia juga mengembangkan soft skill. Anton pernah menjadi narasumber acara Kominfo untuk kegiatan


1 2 3 4

Related Post

Post a Comment

Comments 0

Trending Post