Taprof Lemhannas RI, Dadang Solihin. Foto: ist
Namun anehnya, penolakan Mang Ihin tidak lantas membuat Bang Ali kecewa. Sebaliknya, Bang Ali menilai Mang Ihin sebagai sosok orang yang memiliki karakter sama dengan Bang Ali. Ia tidak mau kalah, ingin maju, gigih, bahkan dijadikan sparring partner yang menyenangkan buat Bang Ali.
Dari suasana itu bisa digambarkan bahwa bang Ali meskipun tegas, terkesan keras dan tempramen, namun sangat menghargai argumentasi dan keputusan orang untuk mempertahankan kedaulatan wilayahnya.
Di mata Bang Ali, Mang Ihin sangat menaruh perhatian pada masalah wilayahnya. Karena Jawa Barat daerah agraris, ia memperdalam benar masalah pertanian. Sedang Bang Ali memperdalam soal industri, perdagangan, dan jasa.
Solihin GP bukan saja tidak setuju dengan perluasan wilayah Jakarta. Secara prinsip, mengubah batas wilayah Kota Bandung pun ia tidak mau. Bupati Bandung-nya pun tidak mau. Padahal ibukota-ibukota provinsi lainnya sudah diperluas.
Bukan Bang Ali kalau menyerah, Bang Ali tetap kukuh ingin menyelesaikan soal perbatasan Jakarta dan Jabar. Apa yang sudah dikejar bang Ali mutlak harus didapat. Hemat Bang Ali agar masalah itu jangan sampai tertunda terus. Bang Ali ingin mengadakan suatu terobosan waktu itu. Tidak mau adanya perasaan khawatir, ada konflik. Dan dalam hal ini harus ada keberanian. Itu karakteristik Bang Ali.
Singkat cerita, kesepakatan dua Gubernur itu pun tercapai. Sekalipun tidak seperti yang diinginkan oleh Bang Ali, kesepakatan itu yakni ada pelurusan-pelurusan garis batas, yang tadinya berbelok-belok lalu diluruskan. Terselesaikannya batas-batas itu karena ada tekanan dari . Bukan tanpa tanggung Jawab, nampak kenegarawanan Bang Ali yakni menyediakan biayanya, ruangan, rumah, dan perkantoran untuk sekretariat Jabotabek.
Dari cara kedua pemimpin ini
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0