Bagong Suyoto di TPST Bantar Gebang. Foto: dok pribadi
Xenobiotic merupakan zat-zat asing atau senyawa kimia yang asing seperti obat-obatan, bahan aditif makanan atau bahan tambahan pangan, polutan dan lain-lain.
Pengelolaan sampah di darat yang buruk berdampak langsung terhadap ekosistem perairan dan laut. Bahkan, sampah plastik dalam jangka waktu tertentu akan berubah menjadi mikroplastik. Keberadaan mikroplastik menjadi ancaman serius bagi ekosistem dan lingkungan karena dapat membahayakan satwa liar yang mungkin mengonsumsinya dan mencemari makanan laut yang akhirnya dikonsumsi oleh manusia.
mikroplastik merupakan partikel plastik atau fiber dengan ukuran < 5 mm. Tipe mikroplastik ini ada 2, yakni primer dan sekunder. mikroplastik primer diproduksi dalam ukuran yang sangat kecil, contohnya Polyethylene microbeads yang banyak terdapat pada produk kecantikan.
Sejumlah laporan penelitian menyebutkan, Indonesia menjadi salah satu negara dengan konsumsi mikroplastik tertinggi di dunia. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Cornell University ini mencatat bahwa masyarakat Indonesia mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik per bulan.
Studi terbaru mengungkapkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang masyarakatnya paling banyak mengonsumsi mikroplastik di dunia dari total 109 negara. Sebuah studi yang dipublikasikan Environmental Science & Technology mengungkap bahwa Indonesia bersama dua negara Asia Tenggara lainnya, yakni Malaysia dan Filipina menduduki peringkat teratas dalam daftar konsumsi mikroplastik per kapita global (CNBN, 3 Juni 20240)
Dalam studi yang diterbitkan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0