Fenomena Kekerasan Gender Online, Pj Gubernur Teguh Gaungkan Internet Sehat

Ida Farida
Nov 01, 2024

Pj. Gubernur Teguh dan Menteri Arifatul meninjau kegiatan Dukungan Psikososial ‘Cerdas Berinternet’ bagi Anak. Foto: PPID Jakarta

mengapresiasi peran para guru, serta orang tua yang mendampingi anak-anak dalam berinteraksi di dunia maya secara aman dan bijak. Diperlukan pembekalan literasi digital yang baik untuk menghindari risiko jejak digital yang tidak diinginkan pada masa depan," ungkap Pj. Gubernur Teguh.

 

Sementara itu, Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan, generasi muda saat ini tumbuh berdampingan dengan internet yang sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan para siswa dengan internet, seperti belajar, bermain, berteman, bahkan mengembangkan bakat dan kreativitas.

 

"Tapi, ingat, dengan semua hal keren ini, ada juga tanggung jawab besar yang perlu kita jaga bersama. Saat ini, sayangnya, masih banyak anak-anak yang mengalami hal buruk akibat penggunaan internet yang tidak bijak, seperti kecanduan gadget, terlibat dalam game online secara berlebihan, atau bahkan terjerumus dalam bahaya, seperti penyebaran data pribadi dan kekerasan online. Saya harap, masing-masing kepala daerah bisa memberikan atensi terhadap pengawasan anak-anak agar cerdas berinternet," kata Menteri Arifatul.

 

Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta Miftahulloh Tamary melaporkan, selama 2024, sebanyak 27 kasus kekerasan berbasis gender online melibatkan anak yang ditangani Unit Pelaksana Teknis Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak. Ia menyebut, kasus yang ditangani ini seperti fenomena gunung es, yang dilaporkan jauh lebih sedikit daripada yang terjadi sesungguhnya.

 

"Banyak aspek yang perlu kita pahami untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman dunia digital yang semakin kompleks. Peran orangtua dan guru sebagai garda terdepan dalam membimbing anak-anak sangat krusial. Dengan memiliki kemampuan literasi digital yang baik, kita dapat membekali mereka dengan pengetahuan


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0