Usahakan Tidak Memiliki Hutang
Hal yang jamak millenial lakukan dalam memenuhi gaya hidupnya adalah dengan berhutang. Kondisi ini juga dipengaruhi dengan mudahnya akses maupun persyaratan pengajuan pinjaman dan menjamurnya berbagai platform pinjaman online (pinjol).Â
Namun jika tidak hati-hati dan tidak memiliki perencanaan Keuangan yang tepat, resiko yang banyak terjadi adalah terjerat bisnis pinjol dengan ‘gali lubang, tutup lubang’ bahkan sampai berurusan dan dikejar-kejar Debt Collector.
Hindari Hal-hal Konsumtif
Millenial banyak yang tidak sadar terjebak dalam gaya hidup konsumtif. Contoh nyata adalah ajakan hang out maupun “ngopi-ngopi cantik†yang terlalu sering. Selain itu membeli atau mengganti gadget/handphone maupun barang-barang branded lainnya untuk mengikuti model terbaru, dengan tujuan hanya untuk pamer (flexing).
Membuat Rencana Keuangan Sesuai Skala Prioritas
Saat uang jajan atau gaji masuk ke rekening, langkah yang tepat dengan menerapkan rumus “40-30-20-10†dalam rencana Keuangan bulanan. Artinya 40 % adalah anggaran untuk kebutuhan sehari-hari/operasional, 30 % untuk membayar kewajiban hutang, 20 % untuk investasi dan tabungan, sisanya 10 % untuk keperluan social atau berbagi.Â
Ingat rumus ini dapat berhasil diterapkan, syaratnya harus disiplin dan tidak ada toleransi maupun tawar-menawar.
Persiapkan Dana Darurat
Tabungan, investasi, asuransi kesehatan dan jaminan pensiun merupakan empat hal wajib yang harus masuk ke dalam rencana Keuangan jangka panjang. Banyak instrument maupun produk lembaga Keuangan baik Bank maupun non-Bank, untuk mulai mengalokasikan dana darurat ini.Â
Produk yang umum biasanya dalam bentuk tabungan maupun deposito berjangka, dapat
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0