Pereskian Bendungan Karian, Banten, oleh Presiden Joko Widodo Senin, 8 Januari 2024. Foto dok Kementerian PUPR
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia menerangkan, Bendungan Karian yang dibangun sejak 2015 dan selesai pada 2024 ini memiliki manfaat utama untuk memenuhi penyediaan air baku yang akan dialirkan melalui Intake Karian dengan kapasitas 5,5 m3/ detik, dan Intake Ciuyah dengan kapasitas 9,1 m3/ detik.
“Intake Ciuyah akan mengalirkan air baku di Jakarta Barat dengan kapasitas 3,2 m3/ detik. Lalu Kabupaten Bogor dengan kapasitas 0,2 m3/ detik. Serta Banten dengan kapasitas 5,7 m3/ detik. Sementara, Intake Karian juga memiliki fungsi untuk menambah kebutuhan suplesi Daerah Irigasi (DI) Ciujung seluas 22.000 Ha. Dan mengalirkan air baku untuk Serang dan Cilegon dengan kapasitas 1,5 m3/ detik,” terang Dirjen Bob
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau - Ciujung - Cidurian (BBWS C3) I Ketut Jayada berterimakasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pembangunan Bendungan Karian. Kementerian PUPR berharap, pemanfaatan bendungan ini dapat segera dilakukan supaya lebih optimal.
“Ke depannya, operasi dan pemeliharaan menjadi fokus Kementerian PUPR. Terlebih karena aset yang kita miliki ini memiliki fungsi dan manfaat yang luar biasa. Saat ini kita sedang dalam tahap pembebasan lahan untuk pipa transmisi sepanjang 59 km. Sehingga dengan percepatan pembangungannya, maka fungsi bendungan akan lebih optimal,” jelas Kepala BBWS C3 I Ketut Jayada.
Bendungan Karian juga memanfaatkan teknologi dalam SOP pengoperasiannya. Untuk operasi pintu bendungan, baik pintu Intake Karian, Intake Ciuyah maupun Spillway, dikendalikan di Pusat Pengendalian Unit Pengelola Bendungan (UPB).
“Pusat Pengendalian juga mencatat tinggi muka
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0