Bambang Soesatyo menemui Menko AHY untuk akselerasi pemenuhan perumahan rakyat. Foto: ist
Menghadapi proyeksi pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan mencapai 319 juta jiwa pada tahun 2045, Bamsoet mengingatkan bahwa persoalan perumahan harus segera ditangani. Jika tidak, Indonesia berisiko menghadapi krisis kemanusiaan yang lebih besar.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat bahwa rumah yang tidak layak huni berkorelasi dengan rendahnya kualitas hidup, serta meningkatnya risiko kesehatan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, seperti pendidikan, kesehatan, dan pelatihan keterampilan, menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan inovatif.
Bamsoet menambahkan, proyek pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang terintegrasi dengan perumahan baru akan meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat. Hal ini tidak hanya relevan bagi generasi saat ini, tetapi juga mendukung keberlanjutan pembangunan dengan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan terampil.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan Indonesia dapat mengatasi krisis perumahan yang telah berlangsung lama, dan memberikan harapan bagi jutaan keluarga di Tanah Air untuk memiliki rumah yang layak huni. **
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0