Gedung Hitachi Vantara. Foto: ist
Survei juga mencatat bahwa 71 persen organisasi menjalankan eksperimen dan iterasi AI langsung pada sistem aktif, hanya 4 persen yang menggunakan lingkungan sandbox—lingkungan aman dan terkendali untuk uji coba teknologi baru. Ini membuka ruang kesalahan yang bisa berdampak serius.
Meski demikian, adopsi AI tak bisa dibendung. Para pemimpin BFSI menyadari bahwa investasi dalam kualitas data dan infrastruktur yang tangguh adalah langkah wajib jika ingin meraih return on investment (ROI) yang maksimal.
Laporan Hitachi Vantara menyoroti empat kunci utama agar sektor keuangan bisa membangun masa depan AI yang lebih kuat:
Eksperimen yang Bertanggung Jawab
Pengujian dalam sandbox aman perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko dan membuka peluang inovasi secara lebih terkendali.
Keberlanjutan Menjadi Strategi Inti
Mulai dari penyimpanan hemat energi hingga perangkat lunak yang efisien, prinsip keberlanjutan harus ditanamkan sejak awal dalam setiap lapisan infrastruktur data.
Penyederhanaan Sistem
Menyatukan pengelolaan sistem hybrid, mengotomatisasi keamanan, dan memanfaatkan platform data terintegrasi dinilai penting untuk mempercepat waktu ke pasar dan pelatihan model AI.
Ketahanan Data dan AI untuk Pertahanan
Sistem redundansi, penyimpanan roll-back, dan model AI yang dapat pulih harus menjadi bagian dari strategi menghadapi ancaman siber, termasuk serangan berbasis AI.
Laporan ini memperlihatkan bahwa dunia keuangan tengah berada di persimpangan: antara potensi luar biasa dari AI dan kompleksitas risiko yang menyertainya. Di tengah laju transformasi digital yang tak terelakkan, kesiapan data menjadi taruhan utama—bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal kepercayaan dan keberlanjutan.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0