Sebanyak 83 persen masyarakat mempersepsikan Candi Borobudur sebagai cagar budaya dan perlu dirawat serta dijaga.
Hal tersebut terungkap saattaklimat media yang dilakukan Katadata Insight Center (KIC) mengenai Survei Kepuasan Masyarakat atas Pembatasan Akses Naik Teras Candi Borobudur.Â
Masyarakat menilai Candi Borobudur perlu dirawat dan dijaga untuk kelestarian budaya, ikon sejarah dan memperpanjang usia candi.
Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Hilmar Farid, menanggapi hasil survei yang dilakukan oleh KIC menyebutkan bahwa survei tersebut diperlukan oleh Kemendikbudristek agar dapat mengetahui Langkah-langkah yang tepat dalam melaksanakan tugas dan fungsi dari Direktorat Jenderal Kebudayaan dalam menjaga, merawat dan pelestarian cagar budaya Borobudur tersebut.
Selain itu Hilmar menilai dengan hasil riset masyarakat bisa lebih percaya. Sehingga, publik akan lebih menerima dengan pembatasan naik ke teras Candi Borobudur.
"Hasil survei memberi petunjuk kepada Ditjen Kebudayaan untuk merumuskan kebijakan yang jauh lebih selaras dengan persepsi publik ini," ungkap Hilmar dalam taklimat media yang dilakukan secara daring ini.
Hilmar menambahkan bahwa katadata merupakan Lembaga riset yang sangat baik dan selama ini menghasilkan kebijakan-kebijakan yang sangat obyektif.
Kalau sekarang berpijak pada data-data yang telah ada ini maka kebijakan akan menjadi jelas secara sendirinya.
“Jadi melalui survei ini mengkonfirmasi apa yang sudah lama kita observasi, dan catatan lainnya adalah masyarakat melihat bahwa Borobudur sebagai cagar budaya. Sebagai ikon bersejarah. Karena itu pengelolaan dan pelestariannya harus mengacu kepada cara peletarian cagar budaya, “papar Hilmar.
Direktur Riset Katadata Inisght Center Gundy Cahyadi mengatakan, dari hasil survei tersebut juga terungkap bahwa masyarakat tahu adanya larangan naik
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0