Soloraya Great Sale Raup Rp10,7 Triliun

Ida Farida
Aug 04, 2025

Transaksi SGS 2025 menembus Rp10,7 triliun. Foto: ist

role model yang akan kami replikasi ke Pati Raya, Pekalongan Raya, Semarang Raya, hingga seluruh eks-karesidenan di Jawa Tengah,” tegas Luthfi.

 

Ia mencatat, investasi yang masuk ke Jawa Tengah hingga triwulan II tahun ini mencapai Rp45,2 triliun. Luthfi optimistis, pola aglomerasi seperti SGS akan memperkuat daya saing daerah sekaligus menopang target swasembada pangan di tingkat nasional.

 

Ketua Pelaksana SGS 2025, Ferry S Indiarto, merinci bahwa dari total Rp10,7 triliun transaksi, sebanyak 232 ribu transaksi berasal dari sektor UMKM dengan nilai Rp222 miliar. Sementara itu, pasar tradisional mencatat 281 ribu transaksi senilai Rp350 miliar, dan transaksi melalui QRIS menembus Rp3,7 triliun.

 

Ferry memuji kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi yang disebutnya sebagai “Bapak Inisiator Aglomerasi”. Ia menilai SGS adalah laboratorium ekonomi yang membuktikan bahwa konsep aglomerasi lintas daerah mampu memperkuat ketahanan ekonomi kawasan.

 

“Awalnya Solo Great Sale, lalu berkembang menjadi Soloraya Great Sale yang melibatkan tujuh kabupaten/kota. Ini bukti nyata bahwa aglomerasi adalah strategi yang relevan dan terbukti berhasil,” ujar Ferry yang juga menjabat Ketua Kadin Surakarta.

 

Ke depan, SGS diharapkan tak hanya menjadi pesta belanja tahunan, namun juga menjadi gerakan ekonomi nasional yang mampu menciptakan pertumbuhan yang merata, dari Solo untuk Indonesia.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0