Founder Indonesia Digital Society Forum (IDSF) Muhammad Awaluddin. Foto dok Istimewa
“Operator bandara sebaiknya menerapkan segmentasi jaringan dan enkripsi data secara ketat agar terlindung dari serangan siber,” ujar Muhammad Awaluddin.
Aspek lainnya yang perlu ditingkatkan oleh regulator dan operator bandara adalah kolaborasi internasional dengan otoritas global seperti ICAO untuk berbagi praktik-praktik terbaik (best practices) dan berbagai data intelijen siber.
Rekomendasi IDSF selanjutnya adalah perlu adanya penyempurnaan protokol pendukung (Backup) untuk meminimalkan risiko apabila terjadi serangan siber, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi keamanan siber.
“Pelatihan cybersecurity sangat penting bagi sumber daya manusia supaya lebih memahami, menyadari dan memiliki keterampilan lebih ketika ada ancaman siber. Secara berkala, penting bagi regulator dan operator bandara untuk juga melakukan pengujian secara rutin terkati keandalam sistem keamanan siber guna mengetahui apabila ada celah keamanan,” ujar Muhammad Awaluddin.
Melalui rekomendasi ini, IDSF berharap Industri penerbangan di Indonesia dapat mencegah dan meminimalisasi ancaman keamanan siber di tengah tren penerapan teknologi di bandara dan maskapai.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0