Program Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tetap Dimaksimalkan Selama Transisi Nomenklatur

Dian Riski
Oct 31, 2024

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Parekraf, Ni Made Ayu Marthini saat memberi keterangan di Jakarta, Selasa (29/10/2024). (Foto ilustrasi dok. Kemenparekraf)

Kanada, Australia, Tiongkok, dan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura serta memaksimalkan cross border tourism di Batam dan Bintan. 

 

"Sebelumnya kami juga telah menjalankan program pemasaran kolaboratif dengan berbagai pihak dengan menyelenggarakan familiarization trip dan kampanye Wonderful Indonesia melalui kanal digital yang diharapkan dapat memperkuat citra pariwisata Indonesia di mata dunia sehingga akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan," ujar Made. 

 

Sementara untuk wisatawan nusantara, program yang akan dijalankan adalah kegiatan promosi dan pemasaran yang bekerja dengan berbagai pihak. Mulai dari mitra co-branding Wonderful Indonesia, pemerintah daerah, kerja sama terpadu dengan industri, Di Indonesia Aja Travel Fair, dan lainnya. 

 

Selain itu juga memaksimalkan program-program pemasaran desa wisata seperti Beti Dewi, Senandung Dewi, serta tidak ketinggalan paket wisata 3B (Banyuwangi, Bali Barat, Bali Utara), dan lainnya. 

 

"Dengan adanya kolaboratif action ini, semoga sampai akhir tahun ini kita bisa menambah 100 juta wisatawan nusantara," ujar Made.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0