KOSADATA - Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memecat Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Hal ini dilantarankan adanya wacana larangan berjilbab bagi pramugari maskapai penerbangan nasional itu.
"Dirut Garuda harus di pecat ini. Masa BUMN seperti ini. Harusnya karena Garuda adalah BUMN maka kebijakannya harus lebih menghormati Agama yang ada di Indonesia," ujar Haris dalam akun twitter @knpiharis, Senin (7/2/2023).
Larangan berjilbab bagi pramugari Garuda Indonesia ini diungkapkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Menurutnya, ada maskapai penerbangan di Indonesia yang melarang pramugari mengenakan jilbab saat bertugas. Dia menegaskan, jika larangan penggunaan jilbab tersebut benar ada, maka larangan itu tidak relevan.
"Jadi kalau ada larangan berjilbab agak aneh, saya kira kita cek lagi, perlu diteliti itu," kata Wapres Ma'ruf Amin di Istana Kepresidenan Yogyakarta dikutip dari Antara, Sabtu 4 Februari 2023.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengklaim, pihaknya secara prinsip tidak melarang penggunaan jilbab bagi pramugarinya. Pihaknya mengaku sedang melakukan kajian, khususnya tentang kesiapan penggunaan jilbab.
“Diskusi terus kami intensifkan, khususnya terkait kesiapan penggunaan jilbab pada seragam pramugari yang tidak hanya ditinjau dari kepentingan aspek service dan safety namun utamanya juga memastikan terjaganya kepentingan pramugari sebagai garda terdepan pelayanan penerbangan Garuda Indonesia yang bergerak di segmen penerbangan full service" ujar Irfan Setiaputra dalam keterangan tertulis.
Irfan mengatakan kajian yang
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0