PGN mencatat kinerja operasional yang solid. Foto: Humas PGN
Di sisi lain, kontribusi dari lini usaha lain juga tercatat, yakni transportasi minyak sebesar 171.943 BOEPD, lifting migas 16.461 BOEPD, serta perdagangan LNG internasional sebesar 68 BBTUD.
Dari aspek finansial, PGN membukukan pendapatan sebesar USD 967 juta atau tumbuh 2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. EBITDA tercatat USD 205 juta, sementara laba bersih mencapai USD 62 juta. Tekanan geopolitik dan fluktuasi kurs IDR serta JPY terhadap USD mempengaruhi margin laba, namun perusahaan berhasil menjaga kinerja lewat penguatan operasional dan efisiensi biaya.
“Kami menyikapi volatilitas pasar dengan mempercepat proyek strategis dan menjaga kelancaran operasional agar manfaat gas bumi tetap berdampak luas bagi ekonomi nasional,” lanjut Fajriyah.
Langkah ekspansi PGN juga ditandai dengan penetapannya sebagai pemegang Hak Khusus Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) Gas Bumi di Kota Batam oleh BPH Migas. Penunjukan ini membuka peluang pengembangan sekitar 16.000 sambungan pelanggan.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0