PGE Catat Pendapatan US$101,51 Juta pada Kuartal I-2025

Ida Farida
Apr 30, 2025

PGE catatkan kenaikan pendapatan. Foto: Humas PGE

proyek co-generation dengan total kapasitas 230 MW. “Proyek ini akan memperkuat portofolio energi hijau PGE dan menjadi sinyal optimistis kami untuk mendorong peningkatan operasional dan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025,” kata Yurizki.

 

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, menegaskan posisi perusahaan dalam mempercepat transisi energi di Indonesia. “Kami fokus untuk mempercepat pengembangan energi panas bumi. Saat ini, kami memprioritaskan investasi strategis guna mencapai target tersebut. Di sisi lain, kami juga terus menjaga profitabilitas yang sehat, kas operasional yang kuat, serta efisiensi dalam pengelolaan biaya,” ujar Julfi.

 

Saat ini PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 1.887 MW, terdiri dari 672 MW yang dikelola langsung dan 1.205 MW bersama mitra. Perusahaan optimistis kapasitas mandiri bisa bertambah menjadi 1 GW dalam dua tahun ke depan dan 1,7 GW pada 2033.

 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, mengatakan Pertamina terus mendorong transparansi informasi publik, termasuk melalui laporan kinerja anak usahanya. “Melalui informasi capaian kinerja PGE kuartal I-2025, masyarakat dapat teredukasi mengenai implementasi percepatan energi hijau di Indonesia,” kata Fadjar.

 

Sebagai bagian dari komitmen terhadap target net zero emission 2060, Pertamina konsisten mendorong program transisi energi di seluruh lini bisnisnya. Upaya tersebut dijalankan seiring penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

 

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy PT Pertamina (Persero) yang mengelola 15 wilayah kerja panas bumi. Saat ini kapasitas terpasang di wilayah kerja PGE menyumbang sekitar 80 persen dari total kapasitas panas bumi nasional, dengan potensi reduksi emisi hingga 9,7 juta ton CO2


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0