Maskapai Pelita Air terbang dengan minyak jelantah. Foto: dok. Pertamina
Pertamina juga menggulirkan program UCollect untuk mengumpulkan minyak jelantah dari rumah tangga hingga sektor HoReCa (hotel, restoran, katering). Skema ini melibatkan UMKM agar ekosistem SAF tumbuh berkelanjutan.
Dengan SAF, emisi karbon dari penerbangan dapat ditekan hingga 84 persen dibandingkan avtur konvensional. Pertamina menargetkan menjadi penyedia utama bahan bakar hijau, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission 2060, sekaligus memperkuat penerapan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) di tubuh Pertamina.***
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0