Pertamina mengembangkan bahan bakar sintetis e-fules. Foto: dok. Pertamina
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan komitmen perusahaan dalam transisi menuju energi bersih. "Kami mengapresiasi langkah Pertamina NRE yang proaktif mencari terobosan dalam energi baru terbarukan. Pengembangan energi bersih ini diharapkan memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, peningkatan ekonomi, serta pencapaian target net zero emission pemerintah," ujar Fadjar.
MGH Energy sendiri dikenal sebagai perusahaan Perancis yang fokus mengembangkan bahan bakar rendah karbon untuk transportasi maritim dan udara. Mereka merancang berbagai proyek substitusi bahan bakar fosil dengan bahan bakar sintetik terbarukan seperti e-metanol dan e-jet.
Ke depan, dukungan regulasi, insentif fiskal, investasi infrastruktur, serta peningkatan kapasitas SDM dinilai menjadi kunci keberhasilan pengembangan e-fuels di tanah air. Jika dikelola optimal, Indonesia diprediksi bisa menjadi salah satu pusat produksi bahan bakar bersih terbesar di ASEAN, sekaligus memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor ke pasar global.
Pertamina sebagai pemimpin transisi energi nasional juga terus mendorong program-program berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) serta penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0