Ketua Baitul Muslimin DKI Jakarta, Haji Rasyidi.
Sementara berbicara tentang dasar bagi kaum muslimin memperingati Maulid nabi, Kyai Rasyidi menyebut dalam Al Quran sudah tertuang dalam surat Yunus ayat 58.
"Dalil yang menjadi dasar peringatan Maulid nabi adalah Surat Yunus ayat 58. Qul bifalillhi wa biramatih fa bilika falyafra, huwa khairum mimm yajma'n," ujarnya.
"Nah disitu sudah jelas, dimana artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.” imbuh Kyai Rasyidi.
Nabi Muhammad diangkat menjadi utusan Allah SWT
Kisah Maulid nabi tentu tak mungkin melewatkan saat diangkat menjadi utusan Allah SWT.
Mengutip artikel dari detik.com dengan judul 'Peringatan Maulid nabi, Kisah Rasulullah Mulai Lahir hingga Wafat'.
Dalam artikel itu, Prof Thomas mengutip Jabir dan Ibnu Abbas yang menyatakan peristiwa tersebut terjadi pada 12 Rabiul Awal.
"Tahun kejadiannya saat Nabi berusia 41 tahun atau tahun gajah ke-41, yang ditulis sebagai tahun -13 H. Hari dan bulannya tidak ada kesepakatan. Dengan pendapat Jabir dan Ibnu Abbas, pengangkatan terjadi pada Senin 24 Februari 609 M," kata Prof Thomas.
Peristiwa pengangkatan Muhammad sebagai nabi dan rasul memiliki beberapa versi. Selain Jabir dan Ibnu Abbas, Hasbi Ash Shiddieqy menyatakan pendapatnya dalam pengantar Tafsir Al Bayaan.
"Rabiul Awal adalah saat turunnya ayat nubuwah (pengangkatan sebagai nabi). Lima ayat pertama dalam surat Al Alaq turun pada bulan Rabiul Awal. Kemudian ayat risalah (pengangkatan sebagai rasul) turun pada 17 Ramadhan berupa beberapa ayat awal surat Al Muddatstsir," ujar Prof Thomas.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0