Â
"Melihat tren saat ini, perlu segera dipikirkan upaya pengembangan bisnis baru dengan memperhatikan investasi cost. Sehingga distribusi investasinya bisa lebih optimal dan terukur kapan bisa keep up untuk laba bersih tahunannya," jelas Sinthya.
Â
Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra cahyadi mengemukakan shifting perusahaan dari sebelumnya B2B (bisnis ke bisnis) dan kini merambah ke retail berjalan lancar. Transformasi digital yang dilaksanakan oleh PLN menjadi pondasi penting untuk membangun bisnis beyond kWh dan meningkatkan kualitas pelayanannya.
"Dalam proses digitalisasi Layanan Iconnet, kami telah membangun virtual command center yang mendorong perubahan kultur dalam perusahaan hingga level petugas lapangan. Penanganan response time, penanganan gangguan pelanggan dan delivery layanan terus meningkat kualitasnya dengan transformasi berbasis digitalisasi," tuturnya.Â
Â
Pengembangan bisnis PLN Icon Plus semakin memberikan kontribusi besar kepada PLN grup, seiring dengan dukungan digitalisasi antara lain pelayanan pelanggan, digital procurement, sistem anti black-out, dan optimasi energi primer serta seluruh proses bisnis lainnya yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya PLN.Â
Â
"Fokus kami ke depan adalah memperluas coverage area internet broadband, karena saat ini kami menjadi provider yang paling pesat pertumbuhan pelanggannya dan berada di posisi ketiga, kami akan terus dorong ini agar bisa menjadi sumbangan profit untuk holding," pungkas Ari.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0