Kereta Api Indonesia. Foto dok KAI
“Perlintasan sebidang yang tak memiliki izin harus ditutup untuk keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan. Pada periode Januari hingga 30 Oktober 2024, KAI bersama Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah berhasil menutup 269 titik perlintasan untuk wilayah Jawa dan Sumatera,” pungkas Anne.
Sejak GAPEKA 2014 hingga 2023, beberapa kereta api unggulan telah berhasil mempersingkat waktu tempuhnya. Berikut adalah beberapa kereta api unggulan yang waktu tempuhnya telah dipersingkat:
1. Agro Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasarturi pp): 55 menit.
2. Argo Wilis (Bandung – Surabaya Gubeng pp): 1 jam 51 menit.
3. Argo Lawu (Gambir – Solo Balapan): 1 jam 2 menit.
4. Argo Dwipangga (Gambir – Solo Balapan): 1 jam 1 menit.
5. Argo Sindoro (Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng): 31 menit.
6. Sembrani (Gambir – Surabaya Pasarturi pp): 1 jam 8 menit.
7. Bima (Gambir – Surabaya Gubeng pp): 2 jam 1 menit.
8. Gajayana (Gambir – Malang pp): 2 jam 50 menit.
9. Turangga (Bandung – Surabaya Gubeng pp): 2 jam 20 menit.
10. Taksaka (Gambir – Yogyakarta): 56 menit.
Dengan meningkatnya frekuensi KA dan percepatan waktu tempuh, KAI berkomitmen menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dengan berfokus pada zero accident melalui pengawasan ketat sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi SDM, serta memfasilitasi seluruh pegawai untuk melaporkan potensi bahaya melalui aplikasi Safety Railways Information (SRI).
Keselamatan pelanggan dan awak kereta itu adalah hal yang tidak bisa ditawar, kami berkewajiban menjaga kepercayaan ini,” tutup Anne.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0