Sementara itu Kasubdit Wilayah III Direktorat Air Baku dan Air Tanah Kementerian PUPR Darmawel Umar (dua dari kiri) dalam diskusi Balkoters Talk. Foto: kosadata.com
“Bisa dibayangkan betapa masifnya nanti galian yang ada di pinggir jalan yang nanti mengakibatkan kemacetan. Jadi, kami akan memasifkan sosialisasi untuk membuat masyarakat peduli bahwa ini memang pasti akan sakit-sakitan dulu (macet karena galian perpipaan) menuju 2030,” pungkas Arief.
Sementara itu Kasubdit Wilayah III Direktorat Air Baku dan Air Tanah Kementerian PUPR Darmawel Umar menambahkan, pemerintah pusat berkomitmen untuk menyuplai air baku kepada Provinsi DKI Jakarta lewat Perumda PAM Jaya. Tercatat ada dua sumber suplai air baku yaitu Bendungan Jatiluhur, Provinsi Jawa Barat dan Bendungan Karian, Provinsi Banten.
Untuk memudahkan suplai air, pemerintah membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jatiluhur dan SPAM Karian. Saat ini, SPAM Jatiluhur masih dalam tahap konstruksi, sedangkan SPAM Karian masih proses supervisi oleh konsultan.
SPAM Karian bisa menyuplai air 3.380 liter per detik, sedangkan SPAM Jatiluhur mencapai 4.280 liter per detik.
“Kemungkinan untuk SPAM Karian akan dimulai pada 2024, intinya supervisi dilakukan dulu setelah itu konstruksi,” ujar Darmawel. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0