“Pemain U-22 itu kan masih muda-muda, saya yakin sebagian besar dari mereka masih tinggal di rumah orangtua atau di rumah kos dan kontrakan,†kata Agus.
Soal pendanaan yang mungkin akan membebani pemerintah karena harga rumah tidak murah, apalagi di Jakarta, Agus memberikan solusinya.
“Pemerintah kan punya Wisma Atlet di Kemayoran yang dibangun untuk atlet yang bertanding di Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Jakarta. Tahun lalu, waktu pandemi Covid-19 lagi gawat-gawatnya, tempat itu dijadikan rumah sakit khusus untuk penderita Covid-19, dan di situ ada beberapa tower. Kalau unit hunian apartemen di situ diberikan ke anggotaTimnas U-22 beserta pelatih dan officialnya, saya rasa nggak masalah,†jelas Agus.
Justru, lanjut dia, ada manfaat lebih jika anggota Timnas U-22 bersama pelatih dan officialnya tinggal di satu apartemen, karena dengan berada di lokasi yang sama, mereka akan semakin akrab dan akan lebih kompak.
“Peningkatan keakraban dan kekompakan itu bagus untuk prestasi mereka ke depan,†katanya.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-22 berhasil menundukkan Timnas Thailand 5-2.
Indonesia lebih dulu unggul 2-0 pada babak pertama melalui tandukan dan sontekan Ramadhan Sananta pada menit ke-20 dan 45+4, dan Thailand membalas dengan dua gol pada babak kedua.
Pada babak perpanjangan waktu, Timnas U-22 melesakkan 3 gol ke gawang Thailand melalui Irfan Jauhari, Fajar Fathur Rahman Putra Nugraha.
Agus menilai, permainan Timnas Indonesia U-22 dalam laga itu memang bagus, di atas permainan Thailand.
“Sejak awal saya sudah happy melihat
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0