Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II. Foto: dok. Pemprov Jateng
Di sektor perumahan, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus dijalankan. Sebanyak 17.000 unit rumah ditargetkan mendapat perbaikan dengan total anggaran Rp340 miliar.
Layanan Gratis dan Program Unggulan
Layanan kesehatan menjadi sorotan utama. Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) telah menjangkau 247 desa di 33 kabupaten/kota dan melayani 29.301 warga. Adapun program Cek Kesehatan Gratis telah mencatat 5.037.579 penerima manfaat, atau 97,64 persen dari total pendaftar.
Program pemberdayaan pemuda bertajuk ZIlenial Jateng juga mencatat partisipasi tinggi, dengan 1.422 peserta mendaftar sepanjang tahun ini. Antusiasme ini menunjukkan meningkatnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Di bidang lingkungan hidup, program Mageri Segoro berhasil menanam sekitar 430.000 batang mangrove hingga Juni 2025. Pemerintah menargetkan hingga akhir tahun nanti, total 1,5 juta batang dapat ditanam sebagai bagian dari rehabilitasi pesisir.
Dengan sejumlah indikator positif dan progres pembangunan yang konsisten, Pemprov Jateng menatap semester kedua 2025 dengan penuh optimisme. “Profesionalisme, keterbukaan, dan kolaborasi adalah kunci. Kita harus bekerja dengan hasil yang konkret,” ujar Luthfi.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0