Panggal Betawi, permainan tradisional yang masuk Warisan Budaya Takbenda. Foto: ist
Sedangkan ukurannya beragam, mulai dari ukuran yang berdiameter 5 cm, 8 cm, 10 cm hingga 13 cm. “Tinggi panggal mulai dari bawah ke atas antara 5 sampai 13 cm,” tambah Iwan.
Untuk memainkan Panggal Betawi, pemain menggunakan alat bantu seperti tali atau tambang sesuai dengan besar kecilnya panggal. Jumlah pemain tidak dibatasi, semakin banyak yang ikut bermain akan menjadi lebih menarik.
Panggal dimainkan dengan cara melilitkan tali pada paku yang tertancap pada panggal, kemudian dilemparkan ke area permainan yang sudah ditentukan dengan cara ditarik talinya. “Anak laki-laki dan perempuan bisa memainkan Panggal, di tanah yang ditandai lingkaran berdiameter 0,5-1 meter,” kata Iwan.
Di Betawi terkenal dengan tiga permainan panggal, yakni Ambilan, Angonan, dan Cocokan. Pada permainan panggal Ambilan, pemain yang berhasil mengeluarkan panggal lawan dari lingkaran, dapat mengambil panggal milik lawannya.
Sedangkan pada jenis Angonan, panggal yang berputar dan berhenti di dekat garis lingkaran akan dianggap kalah dan boleh dipukul oleh semua pemain hingga keluar lingkaran.
Sementara untuk jenis Cocokan, jika pemain berhasil menyisir panggal lawan keluar lingkaran, boleh mencocok atau menusuk dengan panggal yang berpaku sampai terbelah.
Meski begitu, secara teknis semua permainannya sama, yakni sebisa mungkin menghentikan putaran panggal lawan dengan menyenggol atau memukul dengan panggal yang kita miliki. “Semua pemain mencoba menghentikan putaran panggal lawan,” jelas Iwan.
Iwan berharap, dengan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda, permainan Panggal dapat dilestarikan dan terhindar dari kepunahan. Ia pun ingin agar karya budaya tersebut menjadi kebanggaan bagi warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi.
Kedepan, Iwan juga berharap, permainan Panggal ini dapat dijadikan muatan lokal dalam kurikulum sekolah,
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0