Senator Jakarta minta pengelola minimarket rekrut warga lokal jadi jukir resmi. Foto: ist
KOSADATA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus menyesalkan pengelola minimarket yang tidak memiliki empati kepada juru parkir (jukir) di lokasi usahanya. Padahal, keberadaan jukir ini membantu meningkatkan keamanan dan kebersihan bagi minimarket tersebut.
"Saya kira ada hal yang kontra produktif dari pengelola minimarket. Di satu sisi seperti dengan bangga mempublikasikan keuntungan perusahaan, namun di sisi lain tidak bisa merekrut tenaga keamanan atau jukir," ujar Dailami kepada wartawan, Jum'at (17/5/2024).
Putra asli Betawi ini mencontohkan, salah satu minimarket bisa meraup pendapatan hingga ratusan triliun. Seperti dijelaskan Corporate Secretary PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Tomin Wiian melalui salah satu media, pendapatan gerai minimarket mencapai 106,94 triliun. Sehingga, ucapnya, bukan hal sulit bagi pengelola minimarket untuk memberikan pekerjaan dan penghasilan bagi jukir.
Dailami menilai, pengelola minimarket justru terkesan lepas tangan dengan fenomena permasalahan jukir ini. Seharusnya, kata Dailami, jukir itu bisa direkrut sebagai petugas keamanan sekaligus juru parkir agar mereka mendapatkan gaji resmi agar tidak mengutip uang parkir kepada pengunjung.
"jukir ini kan biasanya Akamsi (anak kampung sini). Kalau pengelola minimarket peduli ini menjadi nilai plus karena mereka ikut memberdayakan warga setempat di lokasi usahanya," katanya.
Jika pengelola minimarket tidak kooperatif membantu mengatasi masalah sosial dan pengangguran di Jakarta, Dailami menyarankan agar Pemprov DKI kembali mengevaluasi izin-izin minimarket.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0