Menparekraf Sandiaga Uno bersama Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo dan jajaran pejabat di lingkungan Kemenparekraf hadir dalam rapat kerja dengan Komisi X di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa (17/9/2024). Foto dok Kemenparekraf
KOSADATA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi inisiatif Komisi X DPR RI dalam menyusun revisi dari Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang perubahan ketiga UU Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.
Dalam rapat kerja yang digelar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2024), Menparekraf Sandiaga mengatakan pihaknya mewakili Pemerintah menyatakan setuju dengan inisiatif perubahan yang diajukan oleh Komisi X DPR RI.
"Secara filosofi, waktu ini dimulai prosesnya, kami sangat setuju ada perubahan-perubahan yang mendasar yang diperlukan karena we're moving to quality and ability dari quantity," kata Sandiaga.
Perubahan RUU ini dinilai penting mengingat fokus pemerintah yang telah bergeser dari paradigma kuantitas wisatawan ke kualitas wisatawan dan kepariwisataan. Namun demikian, pembahasan terkait penyusunan RUU ini diperkirakan akan memakan waktu yang panjang.
Sehingga Sandiaga menyarankan agar RUU ini dibahas di masa pemerintahan kabinet selanjutnya jika RUU ini tidak selesai disusun menjelang selesainya periode Pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
"Kami berharap selanjutnya ini akan bisa dibahas dan jika tidak cukup waktunya ada keterbatasan maka ini akan di-_carry over_ untuk periode berikutnya. Kami mohon masukan, arahan, dan dukungan bapak ibu (anggota Komisi X) semua, tentunya pada akhirnya pembahasan hari ini akan membawa hasil bagi kemajuan sektor pariwisata kita," katanya.
Tidak hanya itu, Menparekraf Sandiaga mengungkapkan di tahun 2025 Kemenparekraf akan fokus mengembangkan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0