Hasil survei TBRC memotret elektabilitas Pilgub Sumut 2024. Foto: ist
Direktur TBRC, Johanes Romeo mengungkapkan, prilaku pemilih di Sumut itu cenderung berbasis Primodial. Hal ini tercermin saat Pilkada Sumut yang sebelum pasangan Djarot-Sihar Sitorus menang di kabupaten-kabupaten yang mayoritas beragama Kristen dan sebaliknya Pasangan Edy Rahmayadi -Musa Rajekshah menang di kabupaten yang mayoritas beragama Islam.
"Apabila Pilgub ada tiga pasangan dengan komposisi Nikson Nababan, Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution, maka suara Islam akan terpecah dua antara Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution. Sedang suara Kristen akan solid ke Nikson Nababan," katanya.
Terlebih, lanjut Johannes, apabila Nikson Nababan bisa berpasangan dengan wakilnya dari pemeluk agama Islam dinilai akan bisa menambah kekuatannya untuk memenangkan kontestasi Pilgub Sumut 2024.
Survei TBRC yang digelar pada 10-23 Juni 2024 di Sumatra Utara itu menggunakan metodologi multistage random sampling dengan 1880 responden melalui wawancara secara tatap muka. Survei TBRC itu memiliki margin of error hingga 2,26 persen. Hasilnya, elektabilitas Nikson Nababan 26,8%, Bobby Nasution: 25,3%, Edy Rahmayadi: 20,4%, Musa Rajekshah: 8,9% dan Dedi Iskandar Batubara: 6,1% serta yang menjawab Tidak tahu/tidak jawab: 12,5%.
Sedangkan untuk tingkat keterpilihan nama Calon Gubernur Sumut dengan simulasi tiga nama dengan pertanyaan tertutup, Nikson Nababan memperoleh 32,2 persen, Bobby Nasution 28,4 persen, Edy Rahmayadi 26,3 persen dan Tidak Memilih 13,1 persen. ***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0