Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti dalam kegiatan Closing Loan NUWSP, di Auditorium Kementerian PU, Selasa (19/11).
”Tidak bisa dari kementerian pusat saja karena pengelolaan air dilakukan oleh pemerintah daerah, banyak hal yang harus kita lakukan bersama.Kita harus memanfaatkan air permukaan, jangan air tanah karena bisa menyebabkan land subsidence yang justru bisa menjadi permasalahan lingkungan. Ini harus kita dorong bersama-sama dengan pemerintah daerah, mitra kerja dan stakeholder,” ujar Wamen Diana.
Pemerintah Indonesia telah menandatangani loan agreement NUWSP pada Agustus 2018.
Adapun tujuan dari program ini adalah untuk memenuhi akses air minum yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat perkotaan di seluruh Indonesia.
Kementerian Pekerjaan Umum bersama dengan Kementerian dan Lembaga lain serta pemerintah daerah yang berkomitmen untuk berkolaborasi menciptakan kerangka pembangunan air minum perkotaan yang kuat, inovatif, dan berkelanjutan.
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Dumai TR Fahsul Falah, sebagai salah satu lokasi penerima bantuan NUWSP berterima kasih kepada Kementerian PU atas program NUWSP ini.
“Program ini sangat membantu kami. Di Dumai air bakunya sangat kotor karena lahan gambut. Namun dengan adanya bantuan Kementerian PU melalui program NUWSP ini kita bisa memberikan air minum yang layak dan aman ke masyarakat,” ucap TR Fahsul Falah.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0