Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di Jakarta. Foto: IG Humas Jakfire
Pastikan tidak ada benda yang terletak terlalu dekat atau menempel pada lampu atau sumber panas lainnya. Selain itu, pastikan bahwa benda-benda seperti tirai atau dekorasi dinding yang terletak di dekat sumber panas tidak terbuat dari bahan yang mudah terbakar.
6. Pasang Detektor Asap
Detektor asap adalah alat yang sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran di rumah. Alat ini dapat mendeteksi asap yang dihasilkan oleh api dan memberikan peringatan suara agar Anda dapat segera mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
Selain memasang detektor asap, pastikan baterai detektor selalu terisi penuh dan diuji secara berkala. Dengan memeriksa detektor asap secara teratur, Anda dapat memastikan bahwa detektor asap berfungsi dengan baik dan memberikan peringatan jika terdeteksi adanya asap di dalam rumah Anda. Caranya, dengan memeriksa detektor asap dengan menekan tombol uji di detektor tersebut dan memastikan suara peringatan terdengar.
7. Beritahu Tetangga Jika Anda Meninggalkan Rumah
Pastikan untuk memberitahu tetangga atau kerabat terdekat saat hendak meninggalkan rumah selama beberapa hari. Mintalah kepada mereka untuk memperhatikan rumah Anda dan memberi tahu jika terjadi kejadian mencurigakan.
Pastikan juga untuk memberikan informasi kontak yang dapat dihubungi selama Anda berada di luar rumah. Hal ini akan memudahkan tetangga atau kerabat terdekat untuk menghubungi Anda jika terjadi sesuatu di rumah Anda.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0