Kereta Api Indonesia (KAI). Foto dok KAI
- Stasiun Dukuh Atas – Terintegrasi dengan KRL Commuter Line, MRT Jakarta, dan TransJakarta.
- Stasiun Cawang – Terhubung dengan LRT Jabodebek, TransJakarta, dan jalur kereta komuter lainnya.
- Stasiun Bekasi Timur – Menghubungkan LRT Jabodebek dengan KRL Commuter Line dan moda transportasi lainnya.
Beberapa stasiun kereta api juga memiliki lokasi yang dekat dengan terminal bus antar kota. Hal tersebut tentunya akan mempermudah penumpang kereta api mengakses angkutan terusan moda darat lainnya.
“Sementara itu, LRT Sumsel telah beroperasi di Palembang dan sekitarnya, menghubungkan berbagai titik strategis, termasuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan Jakabaring Sport City sehingga memberikan akses transportasi yang lebih cepat dan terjangkau bagi masyarakat,” jelas Anne.
Tak hanya itu, KAI juga mendukung operasional Kereta Cepat Whoosh, kereta cepat pertama di Indonesia. Kereta cepat ini menghubungkan Jakarta dengan Bandung, mempercepat waktu tempuh antara dua kota besar tersebut hingga kurang lebih 45 menit.
“Dengan kecepatan maksimal 350 km/jam, kereta cepat Whoosh diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas darat serta memberikan alternatif perjalanan yang lebih cepat dan nyaman bagi masyarakat yang sering bepergian antara dua wilayah ini. Layanan ini juga terintegrasi dengan moda transportasi lain di Jakarta dan Bandung,” tutup Anne.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0