Menko AHY meresmikan Terminal Ferry International Gold Coast. Foto: Humad Kemenko IPK
KOSADATA – Di bawah langit cerah Bengkong, suara kapal feri yang bersandar di dermaga baru seakan menyambut semangat baru pembangunan kawasan pesisir. Kemarin, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meresmikan Terminal Ferry International Gold Coast—ikon konektivitas maritim terbaru Batam yang digadang menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru di wilayah kepulauan.
Dalam sambutannya, Menko AHY tak sekadar menyampaikan pesan seremonial. Ia menekankan urgensi konektivitas sebagai tulang punggung transformasi ekonomi nasional, terutama bagi wilayah-wilayah seperti Kepulauan Riau yang dikepung laut.
“Konektivitas ini mudah diucapkan, tetapi betapa kompleks dan mahal. Di Kepri, kita tidak bisa hanya berbicara daratan. Laut justru menjadi ruang utama dalam perencanaan transportasi,” ujar AHY, dalam keterangannya, Selasa, 15 April 2025.
Terminal Feri Gold Coast yang dibangun oleh PT Aneka Sarana Sentosa ini telah beroperasi sejak Februari 2025. Setiap hari, dua kali perjalanan feri internasional menghubungkan Batam dengan Stulang Laut (Johor Bahru) dan Singapura. Keberadaan terminal ini menjadikan Batam kini memiliki enam pelabuhan feri internasional—simbol geliat baru sektor transportasi laut yang semakin kompetitif.
Data yang dikutip AHY menunjukkan geliat ekonomi Batam tengah berada di jalur pemulihan. Tahun 2023, tercatat 8,1 juta penumpang menyeberang melalui pelabuhan internasional dan domestik di Batam, naik 48 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi kota industri ini pun menyentuh angka 7,04 persen—capaian impresif
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0