Pengkajian Mendalam.
Bagi dunia usaha, terutama Bisnis ritel, fenomena ini harus dijadikan sebagai peluang usaha dan strategi pemasaran untuk merangsang motif pembelian konsumen. Para peritel tidak boleh sekadar menjual barang-barang tertentu, tetap juga harus menyediakan space untuk permainan anak-anak, membuka café atau rumah makan, spot foto, serta fasilitas lain yang dapat menunjang dan menambah kenyamaan konsumen saat berbelanja. Jadi, ketika para konsumen berkunjung ke tempat mereka, konsumen dapat memperoleh apa yang mereka inginkan dan butuhkan sekaligus. Mereka bukan hanya bisa berbelanja, tetapi juga dapat menikmati makanan enak, ngopi atau nongkrong, dan bersantai, sesuatu yang memang sedang mereka cari dan butuhkan saat ini!
Penulis: Robi, S.Pd (Kepala divisi ekonomi Rumah Aktivis Institute)
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0