Ekonom Desak Pemerintah Hadapi Realitas Brutal Kemiskinan

Abdillah Balfast
Jun 16, 2025

Ekonom Pusat Kajian Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan Universitas Binawan, Farouk Abdullah Alwyni. Foto: ist

harus dilihat apakah benar-benar memberikan dampak seperti yang diharapkan,” tambah mantan Direktur Bank Muamalat itu.

 

Farouk menyoroti dua tantangan besar dalam pelaksanaan program pengentasan kemiskinan: korupsi dan kultur birokrasi yang tidak adaptif. 

 

“Sebaik apa pun programnya, jika dijalankan oleh pelaksana bermental korup, maka hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya.

 

Menurutnya, birokrasi Indonesia masih kerap terjebak dalam pola kerja yang birokratis, tidak melayani, dan lambat menghadapi perubahan dunia yang cepat. 

 

“Pemerintah perlu merevolusi mindset birokrasi dari dilayani menjadi melayani. Juga, memangkas regulasi yang berbelit agar program bisa dieksekusi lebih cepat,” pungkas Farouk.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0